KINERJA IDENTIFIKASI MASALAH

1) Atasan jarang di tempat
2) Kebijakan sering berubah
3) Keputusan tidak obyektip
4) Pegawai tidak displin dalam melaksanakan tugas
5) Tidak ada sangsi yang tegas
6) Kepuasan kerja pada pegawai rendah.
7) Pegawai sering mengeluh
8) Pegawai terlambat
9) Pegawai pulang lebih awal
10) Produktivitas kerja rendah
11) Kinerja pegawai rendah.
12) Gaji pegawai naik tiap tahun
13) Ada jaminan hari tua yang memadai
14) Tugas pokok dan fungsi jelas
15) Selain uang lembur ada insentip


RUMUSAN MASALAH

a. Bagaimana hubungan motivasi kerja dengan kinerja pegawai ?
b. Bagaimana hubungan kepuasan kerja dengan kinerja pegawai ?


  1. Ada perubahan sistem administrasi modern untuk meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak dan peningkatan kinerja.
  2. Ada perubahan sistem kompensasi baru untuk menunjang pencapaian tujuan dari Direktorat Jenderal Pajak.
  3. Tidak semua pegawai pajak di bagian pengawasan dan konsultasi merasa puas dengan adanya sistem kompensasi yang baru 
  4. Ada kekhawatiran bahwa kompensasi/tunjangan yang baru  tidak dapat memenuhi kebutuhan yang selama ini dapat terpenuhi.
  5. Tidak semua pegawai khususnya bagian pengawasan dan konsultasi termotivasi dengan adanya peningkatan kompensasi 
  6. Ada kekhawatiran pegawai pajak bagian pengawasan dan konsultasi pajak terjadinya perubahan kompensasi dapat meningkatkan beban kerja.
  7. Motivasi menurun karena khawatir kehilangan kepuasan dalam bekerja  akibat adanya perubahan yang terjadi 


RUMUSAN MASALAH

Apakah kesesuaian kompensasi, motivasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai khususnya bagian pengawasan dan konsultasi pada KPP Madya Surabaya.

GAYA KEPEMIMPINAN

Identifikasi Masalah


  1. Kurangnya kesempatan bagi bawahan untuk memberikan saran dan pendapat kepada pimpinan
  2. Kurangnya komunikasi  antara staf dan pimpinan, ditandai dengan tidak efektifnya / tidak adanya pertemuan yang bersifat rutinitas antara staf dan pimpinan, misalnya rapat staf, arisan atau yang lainnya;
  3. Kurangnya kepedulian pimpinan terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di lingkungan staf di bawahnya;
  4. Masih rendahnya kompensasi ( gaji dan upah ) yang diterima karyawan bila dibandingkan dengan tingkat pengabdian dan pengorbanan yang diberikan  maupun masa kerja yang dimiliki masing-masing staf / pegawai; 
  5. Kurang adanya keharmonisan hubungan antar sesama staf, dan kurangnya rasa kebersamaan diantara staf, masih cenderung membentuk kelompok sendiri-sendiri;
  6. Dukungan terhadap peningkatan sumber daya staf kurang, ditandai masih rendahnya dukungan / bantuan pendidikan dan pelatihan dalam rangka peningkatan Sumber Daya Manusia yang ada.


 Rumusan Masalah

 “ Apakah adanya perbedaan persepsi gaya kepemimpinan atasan terhadap motivasi kerja karyawan ? “

PENDIDIKAN

Identifikasi Masalah


  1. Mulai Tahun Pelajaran 2005/2006 terdapat dua sistem kurikulum yang berlaku di sekolah yakni kurikulum 1994 dan kurikulum 2004 (KBK) 
  2. Tahun Pelajaran 2006/2007 juga terdapat dua sistem kurikulum yang berlaku di sekolah yakni kurikulum 2004 (KBK) dan Kurikulum 2006 (KTSP)
  3. Perubahan kurikulum ternyata menimbulkan fenomena antara lain terjadinya perbedaan persepsi dan pemahaman dalam pelaksanaan di sekolah terutama oleh guru-guru.
  4. Pelaksanaan Kurikulum 2004 (KBK) dilakukan secara terbatas sejak Tahun Pelajaran 2002/2003 sekolah-sekolah tertentu, untuk provinsi sulawesi Selatan yakni SMA Negeri 3 Makassar, SMA Unggulan Tinggi Moncong, dan SMA Negeri 5 Makassar, SMA Negeri 17 Makassar, dan SMA Negeri 1 Palopo
  5. Pelaksanaan kurikulum yang berbeda pada sekolah yang berbeda akan memberikan kontribusi yang berbeda pula pada kualitas pendidikan.
  6. Sekolah yang menerapkan kurikulum baru seharusnya memiliki kecenderungan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan sekolah yang menerapkan kurikulum terdahulu.

Rumusan Masalah


  1. Bagaimanakah respon guru terhadap perubahan kurikulum dan dampaknya pada kualitas pendidikan ?
  2. Apakah ada perbedaan nyata pada kualitas pendidikan antara SMA Negeri yang menerapkan Kurikulum 1994 dengan SMA Negeri yang menerapkan Kurikulum 2004 (KBK) ?

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama