Model pengambilan keputusan:

1. Komposisi produk
2. Membeli atau membuat produk sendiri
3. Menjual atau memproses lebih lanjut produk
4. Menghentikan atau melanjutkan produk
5. Menerima atau menolak pesanan khusus
6. Perencanaan laba


Model keputusan yang didasarkan pada informasi Akuntansi differensial sehingga manajemen dapat Memperoleh gambaran tentang potensi dan kemampuan memperoleh peluang  dengan cara menambah Laba perusahaan.

1. Komposisi produk

Perbandingan produk sedemikian rupa, untuk di produksi/dijual, dimana komposisi tsb  memberi total laba yang paling besar,  sesuai dgn informasi yang tersedia.

*1) alternatif dua produk


       Kesimpulan: pilih produk a

*2) kapasitas mesin dan waktu

Pembuatan produk
Kapasitas mesin :  400.000 jam
Produk a membutuhkan waktu :    20 jam/unit
Produk b membutuhkan waktu :      4 jam/unit

    Kesimpulan: pilih produk b

*3) daya serap pasar terbatas

     Daya serap pasar untuk produk a: tak terbatas
     Daya serap pasar untuk produk b:    80.000 unit

Komposisi produk:
Produk a:    4.000 unit (80.000 jm)
Produk b:  80.000 unit (320.000 jm)
KETERANGANPRODUK APRODUK B
UNIT YANG DIPRODUKSI       6.000   70.000
BIAYA VARIABELRp   2.500Rp  1.000



CONTRIBUTION MARGINRp  15.000.000Rp 70.000.000

DENGAN KOMPOSISI INI TOTAL LABA Rp  85.000.000

     Daya serap pasar untuk produk a: tak terbatas
     Daya serap pasar untuk produk b:    80.000 unit
KETERANGANPRODUK APRODUK B
UNIT YANG DIPRODUKSI       8.000   60.000
BIAYA VARIABELRp   2.500Rp  1.000



CONTRIBUTION MARGINRp  20.000.000Rp 60.000.000
DENGAN KOMPOSISI INI TOTAL LABA Rp 80.000.000
Komposisi produk:
Produk a:    6.000 unit (120.000 jm)
Produk b:  70.000 unit (280.000 jm)

     Daya serap pasar untuk produk a: tak terbatas
     Daya serap pasar untuk produk b:    80.000 unit

KETERANGANPRODUK APRODUK B
UNIT YANG DIPRODUKSI     10.000   50.000
BIAYA VARIABELRp   2.500Rp  1.000



CONTRIBUTION MARGINRp  25.000.000Rp 50.000.000


DENGAN KOMPOSISI INI TOTAL LABA Rp  75.000.000

Komposisi produk:
Produk a:    8.000 unit (160.000 jm)
Produk b:  60.000 unit (240.000 jm)


*3) daya serap pasar terbatas

     Daya serap pasar untuk produk a: tak terbatas
     Daya serap pasar untuk produk b:    80.000 unit

Komposisi produk:
Produk a:  10.000 unit (200.000 jm)
Produk b:  50.000 unit (200.000 jm)

2. Membeli atau membuat produk sendiri

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif  Membeli atau membuat sendiri suatu produk. Dengan pertimbangan:
    □ terdapat kapasitas yang masih nganggur
    □ memiliki kemampuan untuk membuat sendiri
    □ biaya tetap masih belum terserap secara penu
    □ ada tawaran produk yang sama di pasar

CONTOH-1:
PERUSAHAAN INGIN MEMBUAT SUKU CADANG SESUAI DENGAN KEBUTUHAN SEBANYAK 100.000 UNIT. HARGA YANG DITAWARKAN OLEH PASAR SEBESAR Rp 250/UNIT
KETERANGANTARIFTOTAL BIAYA
KOMPONEN:

BAHAN BAKU505.000.000
TENAGA KERJA (V)10010.000.000
BIAYA OVERHEAD (V)303.0O0.000
BIAYA OVERHEAD (T) TERHINDAR404.000.000
BIAYA OVERHEAD (T) BERSAMA505.000.000
TOTAL BIAYA PRODUKSI27027.000.000

KOMPONEN BIAYA:

BAHAN BAKU505.000.000
TENAGA KERJA (V)10010.000.000
BIAYA OVERHEAD (V)303.0O0.000
BIAYA OVERHEAD (T) TERHINDAR404.000.000
TOTAL BIAYA PRODUKSI22022.000.000



HARGA YANG DITAWARKAN (MEMBELI)25025.000.000
SELISIH BIAYA YANG TERJADI303.000.000


CONTOH-2:
PERUSAHAAN INGIN MEMBUAT SUKU CADANG  SESUAI KEBUTUHAN SEBANYAK 100.000 UNIT, HARGA YANG DITAWARKAN OLEH PASAR SEBESAR RP  350/UNIT. DATA BIAYA PRODUKSI SBB:

KETERANGANTARIFTOTAL BIAYA
KOMPONEN:

BAHAN BAKU505.000.000
TENAGA KERJA (V)10010.000.000
BIAYA OVERHEAD (V)303.0O0.000
BIAYA OVERHEAD (T) TERHINDAR909.000.000
TOTAL BIAYA PRODUKSI27027.000.000


PENGHITUNGAN MANFAAT BIAYA:
□ HARGA BELI (350 x 100.000)                                    : Rp 35.000.000
 TAKSIRAN BIAYA PRODUKSI                                   : Rp 27.000.000   
 PENGHEMATAN BIAYA YANG DIPEROLEH        : Rp 12.000.000

Bagaimana jika membuat produk sendiri diperlukan invesTasi sebesar rp 25.000.000, taksiran umur ekonomis 3 thn Tingkat pengembalian investasi (roi) sebesar 20%

Informasi akuntansi untuk keputusan

INFORMASI AKUNTANSI UNTUK KEPUTUSAN

3. Menjual atau memproses lebih lanjut

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif  Menjual atau memproses lebih lanjut suatu produk Dengan pertimbangan:
    □ ada pendapatan dan biaya differensial
    □ memiliki kemampuan untuk memproses lebih lanjut
    □ ada peluang pasar yang lebih baik atas produk yg Dibuat

Informasi biaya produk “a”
KETERANGANTARIFTOTAL BIAYA
BAHAN BAKU2.00020.000.000
TENAGA KERJA (V)1.00010.000.000
BIAYA OVERHEAD PABRIK (V)1.50015.000.000
BIAYA OVERHEAD PABRIK (T)1.30013.000.000
BIAYA ADMINISTRASI & UMUM (T)5005.000.000
BIAYA PEMASARAN (T)7507.500.000
TOTAL BIAYA PENUH PRODUK “A”7.05070.500.000


Data tambahan saat ini:
A. Unit yang terjual 10.000, harga rp 10.000/unit
B. Total kos yang diperhitungkan rp 70.500.000
C. Laba bersih yang diperhitungkan rp 29.500.000
D. Diproses menjadi produk a-1 tidak memerlukan Investasi baru,
E. Tambahan biaya rp 5.000/unit,  harga jual baru Rp 18.500

Informasi akuntansi untuk keputusan
KETERANGANJUMLAH
PENDAPATAN DIFFERENSIAL85.000.000
BIAYA DIFFERENSIAL50.000.000
LABA DIFFERENSIAL35.000.000

         KESIMPULAN: MEMPROSES LEBIH LANJUT PRODUK “A” MENJADI “A-1” MEMBERI TAM BAHAN LABA SEBESAR Rp 35.000.000 (PROSES LANJUT DITERIMA)

Contoh lanjutan:
Untuk memproses lebih lanjut diperlukan tambahan Investasi rp 100.000.000 (produk “a” menjadi “a-1”) Manfaat ekonomis tiga tahun, roi 20%.

Informasi akuntansi untuk keputusan
KETERANGANJUMLAH
PENDAPATAN DIFFERENSIAL85.000.000
BIAYA DIFFERENSIAL50.000.000
LABA DIFFERENSIAL35.000.000

KETERANGANJUMLAH
PRESENT VALUE:
TAHUN 1 : 0,833 x 35.000.000
TAHUN 2 : 0,694 x 35.000.000
TAHUN 3 : 0,579 x 35.000.000
    TOTAL NILAI PRESENT VALUE
    TAMBAHAN INVESTASI
29.155.000
24.290.000
20.265.000
73.710.000
100.000.000
    NILAI TUNAI BERSIH26.290.000

4. Menghentikan atau mempertahankan produk

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif Menghentikan atau melanjutkan produk atau kegiatan tertentu. Jika perusahaan memiliki lini produk, Memiliki divisi yang berpotensial menyumbangkan Kerugian.

Dengan pertimbangan:
    □ pendapatan differensial dan biaya differensial Yang hilang
    □ manfaat biaya terhindar yang diperoleh

Jika lini produk hendak ditutup, maka harus dipertimbangkan berbagai kemungkinan yang terjadi:
    □ kontribusi pendapatan yang dikorbankan
    □ manfaat biaya yang dapat dihindarkan
    □ biaya yang tidak dapat dihindarkan
    □ total manfaat yang diperoleh

Pt. Wirayuda
Laporan laba-rugi per lini produk
Periode tahun 2009 
(dalam ribuan rupiah)

          Laba total (a + b + c)

Informasi akuntansi untuk produk “c”
KETERANGANJUMLAH
MANFAAT BIAYA:
     BIAYA VARIABEL
     BIAYA TETAP YANG TERHINDARKAN
    TOTAL MANFAAT
115.000.000
110.000.000
225.000.000
PENGORBANAN/PENDAPATAN YANG HILANG)250.000.000
MANFAAT BERSIH-25.000.000

Kesimpulan:
Jika produk “c” diberhentikan potensi kerugian akan Bertambah sebesar rp 25.000.000.
Solusinya perlu melakukan reengineering dalam pemBebanan biaya tetap berdasarkan pada perbandingan Kemampuan produk (laba kontribusi), bukan didasar Kan pada perbandingan penjualan

Pt. Wirayuda Laporan laba-rugi per lini produk Periode tahun 2009 (dalam ribuan rupiah)

                    Laba total (a + b)

5. Menerima atau menolak pesanan khusus

Proses pengambilan keputusan terhadap alternatif Menerima atau menolak pesanan khusus, atas dasar Pertimbangan:
    □ adanya kapasitas nganggur
    □ tidak merusak harga pasar
    □ penggunaan pesanan dapat diawasi
    □ berfokus pada kegiatan sosial dan keagamaan

CONTOH:
PT. WIRAYUDA MEMILIKI KAPASISTAS PRODUKSI SEBESAR 200.000 UNIT, KAPASITAS YANG TERPAKAI BARU 150.000 UNIT (75%), HARGA JUAL PRODUK RP 1.250/UNIT. ANGGARAN BIAYA TAHUN 2009:

  BIAYA VARIABEL:
  □ BIAYA PRODUKSI RP  400 RP   60.000.000
  □ BIAYA KOMERSIAL RP  120 RP   18.000.000
  BIAYA TETAP:
  □ BIAYA OVERHEAD RP  300 RP   45.000.000
  □ BIAYA OPERASIONAL RP  150 RP   22.500.000
     TOTAL BIAYA PRODUK “A” RP  970 RP 145.000.000

Jika terjadi pesanan khusus sebanyak 30.000 unit, dengan harga rp  750/unit (dibawah biaya produksi) Apakah pesanan khusus diterima…….?

Informasi akuntansi untuk produk “c”

KETERANGANJUMLAH
 PENDAPATAN DIFFERENSIAL:
    (30.000 UNIT x RP  750)
 BIAYA DIFFERENSIAL:    
   □ BIAYA PRODUKSI (V)
   □ BIAYA KOMERSIAL (V)
      TOTAL BIAYA
22.500.000
12.000.000
  3.600.000
15.600.000
       LABA DIFFERENSIAL (TAMBAHAN LABA)6.900.000

Kesimpulan:
Pesanan khusus diterima, karena menambah kontribusi Margin sebesar rp  6.900.000

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama