Facebook SDK

APAKAH SIA ITU ?

Sistem adalah rangkaian dari dua atau lebih komponen-komponen yang saling berhubungan, yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sistem hampir selalu terdiri dari beberapa subsistem kecil, yang masing-masing melakukan fungsi khusus yang penting untuk dan mendukung bagi sistem yang lebih besar.

SIA adalah sekumpulan sumber daya, seperti manusia dan peralatan, yang dirancang untuk mengubah data keuangan dan data lainnya menjadi informasi.

SIA terdiri dari lima komponen:

  1. Orang-orang
  2. Prosedur-prosedur
  3. Data
  4. Software (perangkat lunak)
  5. Infrastruktur teknologi informasi.

Kelima komponen ini secara bersama-sama memungkinkan suatu SIA memenuhi tiga fungsi pentingnya dalam organisasi, yaitu:

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas dan transaksi-transaksi yang dilaksanakan oleh organisasi.
  • Mengubah data menjadi informasi yang berguna bagi pihak manajemen untuk membuat keputusan dalam aktivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan.
  • Menyediakan pengendalian yang memadai untuk menjaga harta organisasi.


MENGAPA MEMPELAJARI SIA ?

Dalam Statement of Financial Accounting Concepts No. 2, The FASB mendefinisikan akuntansi sebagai  sistem informasi. Di dalam standar akuntansi keuangan tersebut juga disebutkan bahwa tujuan utama akuntansi adalah untuk menyediakan informasi yang berguna bagi para pengambil keputusan. 

Oleh sebab itu, bukanlah hal yang mengherankan apabila komisi perubahan pendidikan akuntansi (accounting education change commission) merekomendasikan bahwa kurikulum akuntansi harus menekankan bahwa akuntansi adalah suatu proses identifikasi, pengembangan, pengukuran, dan komunikasi informasi. Komisi tersebut menyarankan agar kurikulum akuntansi harus dirancang untuk memberi para mahasiswa sebuah pemahaman yang kuat atas tiga konsep dasar berikut:

  1. Pemakaian informasi di dalam pengambilan keputusan
  2. Sifat, perancangan, pemakaian, dan implementasi SIA
  3. Pelaporan informasi keuangan.


Pemahaman cara sistem akuntansi bekerja:

  • Bagaimana cara mengumpulkan data tentang aktivitas dan transaksi suatu organisasi;
  • Bagaimana mengubah data tersebut menjadi informasi yang dapat digunakan pihak manajemen untuk menjalankan organisasi mereka;
  • Dan bagaimana cara memastikan ketersediaan, keandalan, dan keakuratan informasi tersebut.

Para auditor perlu memahami sistem-sistem yang digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan perusahaan.

Alternatif lainnya adalah anda mungkin ingin menspesialisasikan diri pada perpajakan. Jika demikian, Anda perlu memahami tentang SIA klien anda agar dapat percaya bahwa informasi yang digunakan untuk perencanaan dan pemenuhan syarat pajak sudah lengkap dan akurat. Salah satu jenis pelayanan konsultasi yang paling cepat berkembang berkaitan dengan perancangan, pemilihan, dan implementasi SIA yang baru.

Sebuah penelitian (survey) yang dilakuakn oleh the Institute of Management Accountants (IMA) menunjukkan bahwa  pekerjaan yang berhubungan dengan sistem akuntansi adalah suatu aktivitas paling penting yang dijalankan oleh para akuntan perusahaan.


Teknologi informasi dan strategi perusahaan

Penelitian (Survey) yang sama yang dilakukan the Institute of Management Accountants (IMA) Juga menunjukkan bahwa aktivitas pekerjaan paling penting kedua yang dijalankan oleh para akuntan perusahaan adalah perencanaan strategis jangka panjang.


Perancangan Certified Information Technology Professional

  • CITP: certified information technology professional
  • CITP mengidentifikasi para CPA yang memiliki pengetahuan luas dalam bidang teknologi dan yang memahami bagaimana teknologi informasi dapat digunakan dalam berbagai organisasi untuk mencapai tujuan bisnis mereka.
  • Spesialisasi baru CITP ini mencerminkan pengakuan AICPA atas pentingnya teknologi informasi dan hubungannya dengan akuntansi.


Sepuluh kegiatan kerja yang paling penting yang dilakukan oleh para Akuntan.

  1. Sistem akuntansi dan pelaporan keuangan
  2. Perencanaan strategis jangka panjang
  3. Mengelola fungsi akuntansi dan keuangan
  4. Konsultasi internal
  5. Anggaran jangka pendek
  6. Analisis keuangan dan ekonomi
  7. Perbaikan proses
  8. Sistem dan operasional
  9. Evaluasi kinerja (dari organisasi)
  10. Analisis pelanggan dan profitabilitas produk


PERAN SIA DALAM RANTAI NILAI (Value Chain)

  • Kebanyakan organisasi bertujuan menyediakan nilai untuk pelanggan mereka.
  • Sebuah organisasi akan menguntungkan jika nilai yang dihasilkan lebih besar dari biaya produksi atau jasa.
  • Rantai nilai organisasi terdiri dari lima aktivitas utama (primary activities) yang secara langsung memberikan nilai kepada para pelanggannya, yaitu:

Rantai Nilai (Value Chain)

  • Empat aktivitas pendukung dalam rantai nilai yang memungkinkan kelima aktivitas utama tersebut dilaksanakan secara efisien dan efektif.
  • Konsep rantai nilai dapat diperluas dengan mengakui bahwa organisasi harus berinteraksi dengan para pemasok, distributor, dan pelanggan.
  • Rantai nilai perusahaan dan rantai nilai para pemasok, distributor, dan pelanggannya bersama-sama membentuk sistem



Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama