Facebook SDK

 Oleh : I Putu Artaya

Fakultas Ekonomi Universitas Narotama

Program Studi Manajemen


Spiritual Capital

  1. Wealth : Kekayaan  “sesuatu yang bisa kita akses dan bersama dengannya kita bisa meningkatkan kualitas hidup”
  2. Wealth : ‘Kekayaan bakat, kekayaaan karakter, kekayaan keberuntungan’
  3. Wealth berasal dari bahasa inggris kuno (welth) yang berarti “menjadi baik”.
  4. SC : kekayaan yang membuat kita bisa hidup, kekayaan yang memperkaya aspek-aspek kehidupan kita lebih dalam
  5. SQ : kecerdasan yang kita pakai untuk merengkuh nilai, makna, tujuan terdalam dan motivasi tertinggi.
  6. SQ : kecerdasan moral kita yang mampu membedakan yang benar dan yang salah, sehingga kita gunakan untuk membuat kebaikan, keindahan dan kasih sayang hidup kita.


Pandangan bisnis (business View)

  • Lingkungan tanggung jawab pemerintah
  • Tak jadi soal produk kami, masalahnya bagaimana kami menjualnya
  • Satu-satunya tujuan bisnis adalah memenuhi permintaan pelanggan dan bagaimana memenuhinya
  • Saya bekerja untuk Uang
  • Tanggungjawab kita adalah memuaskan pelanggan dan mencapai target penjualan bukan memikirkan generasi masa depan.
  • Bumi menyediakan sumber daya tak terbatas


Asumsi Kapitalisme  : Laba

  • Konsumen besar (kaya) lebih penting dari konsumen kecil
  • “Survival of fittest” akhirnya menjadi perburuan keuntungan kompetitif yang kejam
  • Akhirnya keberlanjutan (suistainable) usaha menjadi persoalan ?

Contoh :

  • Pemanasan Global
  • Polusi Lingkungan
  • Instabilitas Politik
  • Penyakit sosial
  • Kesenjangan bangsa kaya dan miskin
  • Akhirnya Manusia Hidup  hanya sebagai makhluk ekonomi : penghasil uang yang akhirnya membuat stress.
  • Penyebab stress hilangnya makna (timbul kekosongan)
  • Berkurangnya waktu santai, waktu bersama keluarga, berkumpul, pemenuhan kebutuhan batin, kepuasan kerja dsb


Lewis Caroll dalam “Alice Through the loking glass” menyebutkan permainan Caucus Race dimana seorang berujar :

   “ayo bermain”. permainan tak ada aturan, tanpa batas  lapangan permainan yang jelas. Kemudian seorang berteriak “Ayo Mulai”, semua berputar dan bermain sesuka hati, hingga akhirnya berhenti, tanpa ada pemenang dan pecundang

   Apakah anda puas dengan permainan ini ?


Tidak ? Stress? Ya !

  • Muncul berbagai penyakit
  • Mental : depresi, keletihan, kepenatan, alkoholisme, penyalahgunaan obat-obatan, bunuh diri
  • Fisik : Tekanan darah tinggi, jantung, kanker, parkinson, stroke/lumpuh dll


Lantas …………..

Produktivitas macam apa anda harapkan dari karyawan seperti ini ?

Psikolog Viktor Frankl melakukan pengamatan terhadap penghuni kamp konsentrasi tahanan NAZI Jerman yang menghianati orang lain demi kelangsungan hidupnya akhirnya tidak bisa hidup tenang sesudahnya. Tahanan yang memiliki keyakinan/agama lebih bertahan hidup dibanding yang tidak.


Trend

  • Muncul : bagaimana mempertahankan perusahaan jangka panjang, karyawan yang loyal dan jujur seperti praktik pengelolaan di Timur Tengah
  • Contoh : Toyota dan Ajinomoto
  • Life is not only for bread (Kanasuke Matsushita, Matsushita Electric)
  • Responsible not only to God but to human too


Motivasi

Motivasi adalah suatu ketrampilan dalam memadukan kepentingan karyawan dan kepentingan organisasi sehingga keinginan karyawan dipuaskan bersamaan dengan tercapainya sasaran organisasi


Hierarki kebutuhan dari Maslow

  • Kebutuhan fisiologis (phsylogical needs),
  • Kebutuhan akan keselamatan dan keamanan (Safety and security) ,
  • Kebutuhan rasa memiliki, sosial dan cinta (social needs),
  • Kebutuhan akan penghargaan (Esteem Needs)
  • Kebutuhan perwujudan diri (self actualization needs)


Teori Dua Faktor Herzberg

Teori  dua faktor adalah teori yang memuat faktor-faktor yang membuat orang puas dan tidak puas ( Dissatisfiers-Satisfiers), atau faktor ekstrinsik dan instrinsik

  • Apakah motivasi membuat kita berbudaya
  • Bagaimana motivasi mempengaruhi perilaku dan strategi kita
  • Apa akibat yang kita dapatkan
  • Apa sebenarnya yang ingin kita capai
  • Apa motivasi yang dibutuhkan untuk mencapainya
  • Apa yang kita butuhkan untuk mewujudkan pergeseran motivasi
  • Perubahan macam apa yang kita ingin saksikan


Skenario

Bisnis Biasa

  • Memorosotkan Sumber Daya
  • Mengabaikan generasi mendatang
  • Despiritisasi personal
  • Kepemimpinan Egoistik        
  • Memicu Stress
  • Menonjolkan kepentingan diri sendiri
  • Menyulut terorisme dan kerusuhan
  • Menimbulkan ketakutan     

Spiritual Company

  • Memelihara dan memperbaharui sumber daya
  • Melihat generasi mendatang sebagai stakeholder
  • Mengilhami
  • Servant leadership
  • Mendatangkan kepuasan
  • Menumbuhkan dedikasi
  • Menanggulangi kesenjangan dan kemarahan
  • Melahirkan harapan
  • Nilai-nilai yang  bersifat universal, luhur, lintas agama, terbukti kebenarannya dan melintasi waktu
  • Muncul akibat praktik perusahaan yang semakin ganas, culas, mencari keuntungan semata dan tidak jangka panjang akibatnya perusahaan tidak tahan lama dan tak bisa berkembang
  • Munculnya konsultan atau lembaga training tentang spiritual bisnis (ari ginanjar, The association for spiritat work (www.spiritatwork. org)
  • Bergesernya nilai spiritual & agama
  • Kalau dulu pemisahan tegas  (sekularisasi) antara praktik bisnis dan keagamaan, sekarang mulai digabung ketika para pebisnis mulai merasa kosong (batinnya).
  • Ketika semua dipacu oleh konsumerisme dan gaya hidup (kapitalisme) manusia menjadi robot, korban product (iklan) dan object
  • Pencarian jati diri muncul, akibat kekosongan (fitrah manusia)


Paradox

Bisnis

  • Duniawi
  • Kekayaan/capital
  • Keuntungan (klise)
  • Trend / Jangka pendek                                                         

Spritual

  • Akhirat
  • Kedamaian
  • Nurani (sejati)
  • Jangka panjang


Karya-karya

  • Spritual Quotient dan spiritual Capital (ian marshal dan danah zohar)
  • Good to Great (jim Collins)
  • Corporate mystic ( Gay Hendrick dan Kate ludeman)
  • The 8th habbit (stephen r covey)
  • Megatrend 2000 (jhon naisbit) Megatrend 2010 (Patricia Aburdene)
  • Spiritual audit of corporate america (iaI mitroff dan elizabeth denton)
  • ESQ power (ari ginanjar)
  • Corporate shaman
  • Marketing syariah (hermawan kartajaya dan yusuf shakir)


Kisah Merck

Merck & Co adalah perusahaan farmasi terbesar di amerika. Merck sering dipilih oleh Fortune dan business week sebagai perusahaan yang paling disegani dan paling ajaib, Mengapa ?

Pada akhir tahun 1970-an di Afrika, Timur Tengah dan Amerika Selatan 340.000 orang mengalami kebutaan akibat digigit sejenis lalat hitam, 18 juta kebutuaan parsial dan 85 jt berisiko penyakit yang sama . Ilmuwan merck menemukan satu jenis senyawa anti “river blindness” yang diberi nama mectizan.

Pada awalnya tidak ada yang mau membiayai dan mendistribusi mectizan karena pangsa pasarnya adalah dunia ketiga dan negara miskin, meskipun tahu prospek keuntungannya suram, merck memutuskan terus memproduksi mectizan dan memberikannya secara cuma-cuma kepada yang membutuhkannya ( $ 250 juta). Pada akhir perang dunia ke II, Jepang terkena wabah turbekolosis, merck membagikannya secara cuma-Cuma.

Di China, Merck menyumbangkan seluruh teknologinya untuk membuat vaksin hepatitis B untuk mencegah kanker Hati.

Apakah menguntungkan bagi Merck ?

  • Dalam jangka pendek : Tidak (materil), Spiritual ( ya),
  • Jangka Panjang ? Ya 


Contoh lainnya……..

  • Coca-cola menggunakan jaringan distribusinya di India untuk memberikan vaksin folio, di Afrika ( mendistribusikan obat untuk AIDS),  di China ( mendirikan klinik-klinik di pedalaman Cina dan Asia Tenggara )
  • Starbucks : meningkatkan pendapatan petani kopi dengan membayar kopi lebih tingggi, diatas harga pasar dunia (240%)


Spiritualitas

Membuat kita bertanya? Mengapa kita mengerjakan (menyumbangkan) sesuatu. Agar hidup kita lebih bermakna dan memiliki arti 


Level spiritualitas

  • Level I : Bertahan hidup (survival) : uang
  • Level II : sukses (succes) Hubungan (relationship & networking) serta tumbuh dan berkembang (growing)
  • Level III : Memberi (giving/service)

Manfaat penerapan Spiritualitas Company (perusahaan)

  • Menurunkan tingkat penyelewengan (fraud)
  • Meningkatkan produktivitas
  • Menciptakan suasana harmonis
  • Meningkatkan citra perusahaan dihadapan pelanggan dan pemasok
  • Meningkatkan tingkat pertumbuhan perusahaan
  • Menurunkan turnover karyawan
  • Menurunkan tingkat kesalahan/defect pada product
  • Meningkatkan rasa peduli dan memiliki

Bagi personell

  • Menciptakan optimisme dan energi hidup tanpa batas
  • Menciptakan pemikiran yang lebih holistic
  • Meningkatkan produktivitas
  • Mengembangkan kesadaran
  • Menjadi pembelajar
  • Menciptakan keberanian dalam bertindak
  • Kemampuan untuk fokus
  • Meningkatkatkan hubungan kerja yang harmonis

Fasilitas untuk spiritualitas

  • Menyediakan ruang ibadah
  • Menyelenggarakan hari keagamaan
  • Menyelengggarakan aktivitas untuk Social Responsibility
  • Menyediakan/mengundang guru spiritual
  • Menyediakan/melakukan training untuk spiritual quotient


Atribut yang muncul

  • Memiliki sikap & moral yang baik
  • Goal oriented & result oriented
  • Team worker
  • Interpersonal dan kemampuan karyawan
  • Track record profesional
  • Product knowledge yang kuat
  • Hard worker
  • Network yang luas


Membangun Budaya SC

  • Memahami makna bekerja : cerdas spiritual, cerdas emosional dan cerdas intelektual
  • Tidak membeda-bedakan status karyawan (kontrak or tetap)
  • Kantor sebagai tempat ibadah
  • Karyawan diajak/dimotivasi untuk mengenal dirinya sendiri, tujuan perusahaan dan tujuan hidupnya (sinergisitas)
  • Leader menjadi contoh
  • Program-program yang bernuansa spritual (religus)


Nilai-nilai SC di Unilever

  • 3C (customer, consumer and community) : memenangkan hati konsumen dan memahami serta perduli terhadap komunitas
  • Teamwork (mencapai tujuan dengan bekerjasama)
  • Integrity (teguh dan terpercaya memegang nilai-nilai etika  bisnis dalam proses bisnis)
  • Making things happens : proaktif dalam membuat keputusan dan selalu mencari solusi yang sesuai etika untuk mewujudkan tujuan
  • Sharing of joy : membagi kebahagian dan pencapaian bersama-sama dengan anggota tim lain dan masyarakat
  • Excellence : selalu berhasrat memenuhi harapan pelanggan, konsumen dan komunitas


Program-program

Angel program : program yang menilai kerjasama tim yang tangguh, penilaian didepan CEO


Peralihan Menuju Dunia Maya

Trend penjualan dan pemasaran sekarang sedang bergeser dari model konvensional menuju era internet. Kemudahan mendapatkan akses internet, pengguna internet yang semakin mobile, berjubelnya pengguna weblogg menunjukkan bahwa jalur internet akan menempati ranking atas dalam proses penjualan dan pembelian di tahun-tahun mendatang.

Bagaimana nasib salesman pada era itu? Apakah salesman yang hadir secara fisik sudah tidak menarik dan cenderung membosankan?


Transaksi Berganti Online

Ide pembuatan kartu nama online ini didasarkan atas kesadaran untuk mengurangi pemakaian bahan baku kertas sehingga bisa terjadi pengurangan emisi karbon. Kartu nama online ini bisa diupload di ponsel dan bisa dikirimkan ke kolega. Sangat praktis, karena kartu nama dapat disimpan secara digital dan memudahkan untuk diakses kembali sewaktu-waktu, tanpa kertas, dan tentunya menghemat pemakaian bahan baku kertas.


SALESMANSHIP
Menjadi juara dalam menjual, Membangun kontak emosional terhadap pelanggan, Seni mengarahkan & menguasai, Memahami gaya pelanggan, Tehnik presentasi & demonstrasi, Menangani komplain, Kekuatan menutup penjualan.

Setiap pribadi adalah penjual. Kekuatan yang memancar pada setiap pribadi dalam organisasi harus dioptimalkan untuk mencapai tujuan organisasi. Tanpa keterlibatan semua orang dalam organisasi, sulit untuk berkembang besar.


Spiritual Company

Karyawan memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual yang mapan, karena tahun 2020 akan terjadi ‘the global real of war talent’, banyak perusahaan yang memiliki karyawan dengan kemampuan tidak memenuhi tiga unsur di atas akan lebih banyak tumbang dan kalah. Karena pada tahun tersebut hanya manusia (karyawan) yang tinggi kecerdasan intelektual, emosi dan spiritualnya yang hanya akan mampu bertahan dan mengendalikan situasi dan keadaan diri, perusahaan dan lingkungannya secara jeli dan cerdik dengan penuh ketenangan batin.



Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama