DISUSUN OLEH:

NAMA   : NIKEN EKA  PRIYANI, S.Pd

NIP      : 198705282017082001

EMAIL : niken29idai@gmail.com

SD NEGERI 29 IDAI KECAMATAN KETUNGAU HULU KABUPATEN SINTANG PROVINSI KALIMANTAN BARAT


KETERANGAN:

RPP  ini dirancang sesuai dengan situasi dan  kondisi tempat tugas yaitu di SD Negeri 29 Idai. Sekolah ini  terletak di perbatasan  dengan Negara Malaysia tepatnya berada di Desa Idai Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat.  Dimana jarak desa ke  kota  kurang  lebih  10  jam.    Dengan segala  keterbatasan yang  ada, maka  pembelajaran jarak jauh yang  dapat dirancang untuk  siswa-siswi kelas 1 SD Negeri 29 Idai adalah dengan memanfaatkan video call dikarenakan keterbatasan sarana dan  prasarana yang  ada  yang dimiliki siswa-siswi di sekolah ini. Dalam pembelajaran jarak jauh ini nantinya guru  membagi siswa dalam beberapa kelompok karena siswa-siswi berjumlah 19  orang. Setiap kelompok terdiri  dari  4  sampai  5  orang. Guru  akan  melalukan  pembelajaran  melalui  video  call  untuk setiap kelompok masing-masing.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN REVISI 2017 (Disusun Berdasarkan Permendikbud Nomor: 22 Tahun  2016)

Satuan Pendidikan        :  SD Negeri 29 Idai

Kelas / Semester          :  I (Satu)  / 1

Tema  1                            :  Diriku

Sub Tema  1                    : Aku dan  Teman Baru

Pembelajaran                 :  2

Alokasi Waktu                 : 1 x Pertemuan


A.     KOMPETENSI INTI (KI)

KI 1  : Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya

KI 2  : Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan  percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman dan  guru

KI 3  : Memahami  pengetahuan faktual  dengan cara   mengamati mendengar, melihat, membaca] dan  menanya berdasarkan rasa ingin tahu  tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan  dan  kegiatannya, dan  benda-benda yang  dijumpainya di rumah, sekolah

KI 4  : Menyajikan   pengetahuan  faktual   dalam   bahasa  yang   jelas   dan   logis   dan sistematis, dalam karya  yang  estetis dalam gerakan yang  mencerminkan anak sehat,  dan   dalam  tindakan  yang   mencerminkan  perilaku  anak   beriman  dan berakhlak mulia


B.     KOMPETENSI DASAR (KD)& INDIKATOR Bahasa Indonesia

Kompetensi Dasar (KD) :

3.4    Mengenal kosa kata  dan  ungkapan perkenalan diri,keluarga, dan  orang-orang di tempat  tinggalnya  secara  lisan  dan   tulis  yang   dapat  dibantu  dengan  kosakata bahasa daerah.

4.9   Menggunakan kosa kata  dan  ungkapan yang  tepat  untuk  perkenalan diri, keluarga, dan  orang-orang di tempat tinggalnya secara sederhana dalam bentuk  lisan dan tulisan


Indikator :

3.9.2  Mengenal kosa kata  dan  ungkapan perkenalan diri,keluarga, dan  orang-orang di tempat  tinggalnya  secara  lisan  dan   tulis  yang   dapat  dibantu  dengan  kosakata bahasa daerah.

4.9.2  Menggunakan kosa kata  dan  ungkapan yang  tepat  untuk perkenalan diri,keluarga, dan  orang-orang di tempat tinggalnya secara sederhana dalam bentuk  lisan dan tulisan.


PJOK

Kompetensi Dasar (KD) :

3.1   Memahami   prosedur   gerak    dasar  lokomotor   sesuai   dengan   konsep  tubuh, ruang,usaha, dan  keterhubungan dalam berbagai bentuk  permainan sederhana dan atau  tradisional.

4.1 Mempraktikkan prosedur gerak  dasar lokomotor sesuai dengan konsep tubuh, ruang,usaha, dan  keterhubungan dalam berbagai bentuk  permainan sederhana dan atau  tradisional.


Indikator :

3.1.1    Menjelaskan prosedur gerakan berjalan satu arah  sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha dan  keterhubungan dalam  berbagai  bentuk  permainan  sederhana dan  atau  tradisional.

4.1.1  Mempraktikkan prosedur gerakan berjalan satu arah  sesuai dengan konsep tubuh, ruang, usaha dan  keterhubungan dalam  berbagai  bentuk  permainan  sederhana dan  atau  tradisional.



C.     TUJUAN PEMBELAJARAN

1.  Setelah  melakukan  gerakan pada permainan  sederhana, siswa  dapat berjalan lurus ke satu arah  dengan tepat.

2.  Dengan permainan sederhana, siswa dapat bekerja sama dengan teman.

3.  Dengan   bermain   “cerita   teman”,   siswa   dapat   mengikuti   aturan   sebuah permainan.

4.  Setelah   bermain   “ceritateman”,   siswa   dapat  mengingat   nama  lengkap   dan panggilan teman saa tmemperkenalkan satu teman kepada temanyang lain.


  Karaktersiswa yang diharapkan :          Religius Nasionalis Mandiri

Gotong-royong


Integritas


D.     KEGIATAN  PEMBELAJARAN



Kegiatan


Deskripsi Kegiatan

Alokasi

Waktu



Pendahuluan



















Guru mengajak siswa berdoa dan membalas salam (melalui         10 menit

video call).(Religius)


Guru menanyakan kabar  kepada siswa. “Bagaimana keadaan kalian? Sehat?”

“Apakah kalian masih ingat nama teman-teman baru?”

Guru lalu menunjuk salah satu siswa dan meminta siswa tersebut untuk mengingat 3-5 nama teman baru sambil menunjuk teman yang dimaksud. Kegiatan ini dilakukan dua kali, sekedar pengulangan untuk mengamati apakah para siswa masih ingat nama teman barunya. Bisa juga metode bentuk  pengulangan materi dengan menyanyikan lagu “Siapa Namamu?”.


Setelah kegiatan pengulangan, lalu guru memulai pembelajaran dengan menyanyi lagu nasional (Nasionalisme)










Kegiatan


Deskripsi Kegiatan


Alokasi

Waktu




Inti
































Penutup


   Guru meminta Siswa berdiri sambil memegang pundak teman     35 Menit di depannya. (Gotong-royong)


   Semua barisan kelompok berdiri di garis awal yang sudah ditentukan oleh guru. Setelah diberi aba-aba, semua kelompok akan  berlomba berjalan lurus ke satu arah  menuju garis akhir yang sudah diberi tanda oleh guru.


   Guru mengulangi kegiatan ini sebanyak dua  kali. Siswa yang tadi berdiri paling depan pindah ke urutan  paling akhir, lalu siswa yang berdiri di urutan  kedua maju menjadi siswa yang paling depan. (Integritas)


   Setelah kegiatan bermain di luar selesai, siswa dipersilahkan beristirahat di dalam kelas, sambil membaca buku perpustakaan yang ada  di kelas (Literasi)


   Selesai membaca, guru mengajak siswa bermain “Cerita teman” untuk mengenal lebih dekat  teman barunya. Siswa akan  berbagi informasi mengenai nama lengkap dan panggilan teman yang duduk di sebelahnya. (Collaborative)


   Minta siswa kembali berkumpul bersama teman kelompok yang sama dan  membentuk lingkaran. (Mandiri)


   Guru memberi contoh  cara  bermain “Cerita teman” (lihat buku siswa halaman 10) sambil siswa siap dengan sapu tangan di setiap kelompok.


   Setiap kelompok memilih teman yang akan  memberi aba-aba dalam permainan tersebut.


   Siswa yang menerima sapu tangan mengucapkan terima kasih sebelum dan sesudah mengenalkan teman di sebelah kanannya.(Creative , Communicative)


   Siswa kedua yang menerima sapu tangan juga melakukan hal yang sama. Begitu seterusnya sampai semua siswa mendapat giliran.


   Siswa yang lain mendengar dan membantu mengoreksi jika ada  informasi yang tidak sesuai. (Critical Thinking and Problem Solving).


    Setelah selesai, guru bersama siswa menyimpulkan bahwa         15 menit semua siswa mempunyai nama lengkap dan panggilan.

Nama-nama merekasemuanya bagus. Adanya  nama membuat kita menjadi saling mengenal. (Integritas)




E.     SUMBER,  ALAT  DAN  MEDIA PEMBELAJARAN

    Buku Siswa Tema  : Diriku Kelas 1 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013

Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2017).

    Potongan kertas bertuliskan angka 1 - 5 sebanyak 3 set atau  lebih

    HP android untuk video call


Mengetahui                                                               Idai,                Juli 2019

Kepala SD NEGERI 29 IDAI                                     Guru Kelas 1





SAMUEL, S.Pd                                                         NIKEN EKA PRIYANI, S.Pd


NIP: 197609062014071002                               NIP:198705282017082001




Catatan Kepala Sekolah :

……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………

……………………………………………………………………………………………………………


Lampiran 1

MATERI PEMBELAJARAN

    Mengenal Bilangan bersama Teman

    Berdiskusi untuk Mengenal Teman Baru


METODE PEMBELAJARAN

    Pendekatan    : Saintifik

     Metode              : Permainan/simulasi,   diskusi,   tanya    jawab,   penugasan  ceramah melalui video call


Gerak Dasar dalam Pendidikan Jasmani

Menurut Husdarta dan Yudha M. Saputra (2000:73) ruang lingkup pendidikan jasmani salah satunya adalah pembentukan gerak, yang meliputi keinginan untuk bergerak, menghayati ruang waktu dan bentuk termasuk perasaan irama, mengenal kemungkinan gerak diri sendiri, memiliki keyakinan gerak dan perasaan sikap (kinestetik) dan memperkaya kemampuan gerak.

Sedangkan menurut Amung Ma’mun dan Yudha M. Saputra (2000:20) kemampuan gerak dasar merupakan kemampuan yang biasa siswa lakukan guna meningkatkan kualitas hidup. Selanjutnya masih menurut Amung Ma’mun dan Yudha M. Saputra (2000:20) menyatakan bahwa kemampuan gerak dasar dibagi menjadi tiga kategori yaitu :

A.  Kemampuan lokomotor

Kemampuan lokomotor digunakan untuk memindahkan tubuh dari satu tempat ke tempat lain atau  untuk mengangkat tubuh ke atas seperti lompat dan  loncat. Kemampuan gerak  lainnya adalah berjalan, berlari, skipping, melompat, meluncur, dan  lari seperti kuda berlari (gallop).


B.  Kemampuan non lokomotor

Kemampuan non lokomotor dilakukan di tempat tanpa ada  ruang  gerak  yang memadai. kemampuan non lokomotor terdiri dari menekuk dan meregang, mendorong dan menarik, mengangkat dan menurunkan, melipat dan memutar, mengocok, melingkar, melambungkan, dan  lain-lain


C.  Kemampuan manipulatif

Kemampuan manipulatif dikembangkan ketika anak  tengah menguasai macam-macam objek. Kemampuan manipulatif  lebih banyak melibatkan  tangan dan  kaki, tetapi bagian  lain dari tubuh  kita  juga  dapat digunakan.  Manipulasi  objek  jauh  lebih  unggul  daripada  koordinasi mata-kakidan  tangan-mata,  yang   mana  cukup   penting  untuk  berjalan  (gerakan  langkah) dalam ruang. Bentuk-bentuk kemampuan manipulatif terdiri dari:

    Grakan mendorong (melempar, memukul, menendang).

   Gerakan  menerima   (menangkap)  objek   adalah   kemampuan  penting   yang   dapat diajarkan dengan menggunakan bola yang  terbuat bantalan karet  (bola medisin) atau macam bola yang lain.

    Gerakan memantul-mantulkan bola atau  menggiring bola


Gerak Lokomotor dan Non Lokomotor


A.  Gerak  Lokomotor

Gerak  lokomotor adalah gerakan tubuh  yang  ditandai dengan adanya perpindahan tempat. Pada  umumnya gerak   ini  menggunakan kaki sebagai penunjang utama gerakan. Contoh gerak  ini adalah berjalan, berlari, melompat, meloncat, dan meluncur.


B.  Gerak  Non Lokomotor

Gerak    non    lokomotor   adalah   gerakan  seluruh   atau    sebagian   tubuh    tanpa  disertai perpindahan tempat. Contoh  gerak  ini adalah membungkuk, meregang, memutar tubuh,  dan mengayunkan lengan


A.  Gerak  Lokomotor

Gerakan   lokomotor   merupakan   suatu   gerakan   yang    ditandai    dengan   adanya perpindahan tempat, seperti jalan, lari, melompat, dan  mengguling. Gerakan ini biasanya membuat anak  merasa senang melakukannya. Gerakan lokomotor ini bisa dimodifikasi menjadi permainan anak  sehingga tanpa disadari siswa sedang melakukan gerak lokomotor, seperti berjalan, lari, dan  melompat. Tujuan dari dilakukannya gerakan dasar jalan   dan   berlari  adalah   meningkatkan  kemampuan  gerakan  dasar  yang   banyak dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.


B.  Gerak  Lokomotor

Gerakan dasar  ini  dilakukan  tanpa  adanya  perpindahan  tempat,  contohnya  meliuk, menggoyangkan pinggul dan  bahu, menarik, menekuk, dan memutar.

        Memuntir  Badan. Gerakan memuntir  atau  memilin  badan dapatdilakukan  dengan memutar setengah badan dimana posisi kedua kaki tetap, tetapi anggota badan mulai dari pinggang sampai kepala diarahkan ke samping.

        Menekuk   Badan.  Gerakan  Menekuk   badan  dapat  dilakukan   dengan  jongkok, menunduk atau  menekuk badan ke samping.

        Memutar   Badan. Gerakan memutar badan  dilakukan  dengan  mengubah posisi kaki untuk mengubah posisi bandan menghadap kea  rah yang berbeda.

        Gerakan Mengubah Posisi  Anggota  Tubuh  (Tangan, kaki,  dan  Kepala).  Gerakan mengubah posisi anggota tubuh  yang  tidak menyebabkan berpindahnya badan secara keseluruhan ke tempat lain contohnya menggeleng kepala


LAMPIRAN 2


PENILAIAN PEMBELAJARAN

Penilaian Sikap: Observasi dan pencatatan sikap siswa selama kegiatan

Penilaian pengetahuan: Tes tertulis

(Guru  meminta siswa  menyebutkan 5  nama panggilan  dan  lengkap  teman baru  di kelas. Selain itu bisa guru  mengembangkan jenis pertanyaan yang  akan  diberikan, misalnya siswa menyebutkan nama teman sambil menunjuk orang  yang  dimaksud atau  menyebutkan ciri-ciri teman tersebut)






No


Kriteria





Predikat


Nama        Berbaris

Berjalan

Mulai dan

Rapi dan


Siswa       lurus

lurus ke

berhenti

teratur


memegang

satu arah

berjalan



pundak


sesuai





aba-aba



1

Dayu

Sangat

Baik



2

Udin

-

Baik


3

……









b.  Penilaian: Unjuk kerja: Memperkenalkan teman lewat permainan


Kriteria

Baik Sekali

Baik

Cukup

Perlu




Pendampingan

4

3

2

1

1. Kemampuan

Siswa mampu

Siswa mampu

Siswa mampu

Siswa belum

memperkenalkan

menyebutkan

menyebutkan

menyebutkan

mampu

teman di

nama lengkap

nama

nama lengkap

menyebutkan

kelas

dan  nama

lengkap

dan  nama

nama lengkap


panggilan

dan  nama

panggilan

dan  nama


teman di kelas

panggilan

teman di

panggilan


dengan

teman di

kelas dengan

teman


mandiri

kelas dengan

arahan dari

di kelas



arahan dari

guru lebih dari




guru satu kali

satu kali


2. Kemampuan

Siswa mampu

Siswa mampu

Siswa mampu

Siswa belum

menjalankan

melakukan

melakukan

melakukan

mampu

peraturan pada

permainan

permainan

permainan

melakukan

permainan

sesuai dengan

sesuai aturan

sesuai aturan,

permainan


instruksi tanpa

tetapi dengan

tetapi dengan

sesuai dengan


pengarahan

1 kali arahan

lebih dari 1 kali

aturan


ulang

ulang

arahan ulang


PENILAIAN PEMBELAJARAN

1.  Penilaian Sikap




No



Nama Siswa

Perubahan Tingkah Laku

Percaya Diri

Disiplin

Bekerjasama

BT

MT

MB

SM

BT

MT

MB

SM

BT

MT

MB

SM

1














2














3














4














Keterangan:

BT      :  BelumTerlihat

MT      : MulaiTerlihat

MB     : MulaiBerkembang

SM      : SudahMembudaya

Berilah tanda centang () pada kolom yang sesuai


2.  Penilaian Pengetahuan

Instrumen penilaian: tes tertulis (isian)


3.  Penilaian Pengetahuan

a.   Penilaian: Observasi (Pengamatan)


Lembar Pengamatan Ketaatan dalam Peraturan Permainan

No.

Kriteria

Terlihat ( )

Belum Terlihat ( )

1.

Siswa mampu mengikuti instruksi guru



2.

Siswa terlibat aktif dalam permainan



3.

Mengikuti peraturan dalam permainan



4.

Mengenalkonsepdanlambangbilangan 1-5




b. Penilaian: Unjuk Kerja

Rubrik Kegiatan Memperkenalkan Teman


No


Kriteria

Baik Sekali

Baik

Cukup

Perlu Bimbingan

4

3

2

1

1

Kemampuan

Siswa

Siswa

Siswa

Siswa mampu meyebutkan identitas dari 1 temannya.

.

menyebutkan

mampu

mampu

mampu


identitas

meyebutkan

meyebutkan

meyebutkan


teman dalam

identitas dari

identitas dari

identitas dari


kelompok

4 atau  lebih

3 temannya.

2 temannya.



temannya.



2

Kerja sama

Seluruh

Setengah

Kurang dari


Seluruh anggota kelompok terlihat pasif.

.

kelompok

anggota

atau  lebih

setengah



kelompok

anggota

anggota



berpartisipa

kelompok

kelompok



si aktif.

berpartisipasi

ber




aktif.

partisipasi





aktif.

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama