Salah satu alasan bagi proteksi yang digunakan oleh para pabrikan di negara-negara berkembang adalah : Bahwa mereka tidak dapat bersaing melawan perusahaan-perusahaan yang berbiaya rendah namun sangat produktif di negara-negara industri.

1. Dumping

Dumping adalah : Menjual suatu produk di luar negri dengan harga kurang dari biaya produksi, harga di pasar dalam negri, atau harga untuk negara-negara ketiga.

Dumping ada 4, yaitu :
a) Dumping Sosial
b) Dumping Lingkungan
c) Dumping Jasa Keuangan
d) Dumping Budaya

2. Subsidi

Sumbangan keuangan, diberikan secara langsung atau tidak langsung oleh pemerintah tanpa imbalan keuntungan.

Termasuk hibah, perlakuan pajak istimewa dan asumsi pemerintah mengenai pengeluaran bisnis yang normal.

3. Countervailing Duties

Countervailing Duties adalah: Pajak-pajak impor tambahan yang dikenakan  atas impor yang telah memperoleh keuntungan dari subsidi ekspor.

Jenis - Jenis Retriksi

a) Tarif : Pajak atas barang impor dengna tujuan menaikkan harganya untuk mengurangi persaingan bagi produsen lokal atau merangsang produksi lokal.
b) Bea Ad Volerem (ad volerem duties): Pajak impor yang dikenakan sebagai suatu persentase  dari nilai faktur barang-barang yang di impor.
c) Bea Spesifik (specific duties): Jumlah tetap yang dikenakan atas unit fisik barang yang di  impor.
d) Bea kombinasi (compound duties): Kombinasi pajak-pajak spesifik dan ad volerem.

Harga Resmi

Harga ini termasuk dalam tarif bea cukai dari beberapa negara dan merupakan dasar untuk perhitungan pajak ad valorem bilamana harga faktur yang sebenarnya lebih rendah.

Harga resmi menjamin bahwa pajak impor minimum tertentu akan dibayar tanpa memperhatikan harga faktur yang sebenarnya.

Pajak Variabel

Pajak Variabel adalah : Pajak impor yang ditetapkan dengan perbedaan antara harga pasar dunia dan harga-harga yang didukung pemerintah lokal.

Hambatan - Hambatan Non - Tarif

Semua bentuk diskriminasi terhadap impor selain bea impor. Studi mengenai hambatan - hambatan nonkuantitatif menunjukan lebih dari 800 bentuk yang berbeda, yang digolongkan dalam tiga judul pokok :
1. Partisipasi pemerintah langsung dalam perdagangan
2. Prosedur kepabean dan administratif lainnya
3. Standar

Partisipasi Pemerintah Langsung dalam Perdagangan 

Bentuk yang paling lazim partsipasi pemerintah langsung adalah Subsidi. Pemerintah melindungi industri melalui subsidi dan hampir semua pemerintah mensubsidi pertanian.

Contoh : Uni Eropa, membayar kepada para petani Eropa pengembalian pajak ekspor sebesar $150 per ton agar mereka dapat menjual gandum di pasar-pasr ekspor dengan harga dunia $80 per ton ketika harga jaminan pemerintah didalan Uni Eropa adalah $230.

Prosedur ke Pe Bea an dan Administratif

Meliputi beraneka ragam kebijakan dan prosedur pemerintah baik yang mengadakan diskriminasi terhadap import maupun yang menguntungkan eksport.

Contoh : di Cina, produk yang diimport dapat dikenakan tarif bea masuk berbeda, tergantung pada pelabuhan yang mengenakan pajak dan penentuan nilai pabean yang dapat dirugikan. Karena Flesibilitas ini, biaya pabean sering kali bergantung pada negosiasi antara pejabat pabean Cina dengan pelaku bisnis. Diduga keras bahwa korupsi sering kali terkait.

Standar

Standar-standar pemeritah maupun swasta untuk melindungi kesehatan dan keselamatan warga negaranya tentu saja dikehendaki, tetapi selama bertahun-tahun perusahaan perusahaan ekspor telah diganggu oleh banyaknya standar yang rumit.

Contoh : Uni Eropa, mengeluh bahwa Amerika Serikat telah menyebabkan masalah bagi impor luar negeri karena kurang memberikan perhatian terhadap standarstandar yang ditetapkan oleh badan-badan Standardisasi Internasional.

Karakteristik Negara Berkembang

1. PNB/kapital kurang dari $9.265 (kriteria Bank Dunia)
2. Distribusi pendapatan tidak merata, dengan kelas menengah yang sangat kecil.
3. Dualisme teknologi : campuran perusahaan-perusahaan yang menggunakan teknologi mutakhir dan perusahaan- perusahaan yang memakai cara-cara sangat primitif.
4. Dualisme Regional : produktifitas & pendapatan yang tinggi dibeberapa wilayah & pembangunan ekonomi yang sedikit di wilayah-wilayah yang lain.
5. Sebagian besar penduduk memperoleh penghasilan dalam sektor pertanian yang relatif tidak produktif.
6. Pengangguran tidak ketara.
7. Pertumbuhan penduduk yang tinggi.
8. Tingkat buta huruf yang tinggi & sarana pendidikan yang tidak mencukupi.
9. Kekurangan gizi yang meluas dan banyak permasalahan di bidang kesehatan.
10. Instabilitas politik.
11. Sangat bergantung pada beberapa produk ekspor, umumnya produk-produk pertanian atau pertambangan.
12. Topografi yang tidak ramah
13. Tingkat tabungan yang rendah dan fasilitas perbankan yang tidak memadai.

Kelemahan PNB/Kapita Sebagai Indikator Ekonomi

Karena sejumlah alasan, PNB/kapita merupakan indikator pasar yang lemah. Transaksi-transaksi bernilai miliaran dolar terjadi tanpa tercatat karena orang melakukan bisnis di dalam perekonomian bawah tanah, membayar uang tunai tanpa meminta tanda terima dan faktur. Kurs untuk mengkonversi data ekonomi biasanya tidak mencerminkan tenaga beli konsumen. Lembaga lembaga Internasional seperti Bank Dunia dan PBB telah mengembangkan suatu metode untuk memperbandingkan berbagai PNB yang didasarkan atas paritas tenaga beli.

Pendekatan Kebutuhan Manusia dalam Pembangunan Ekonomi

Pendekatan kebutuhan manusia mendefinisikan pembangunan ekonomi sebagai pengurangan kemiskinan, pengangguran dan ketidakmerataan distribusi pendapatan. Batasan kemiskinan juga telah diperluas. Pengurangan kemiskinan sekarang berarti berkurangnya buta huruf, menurunnya kekurangan gizi, berkurangnya penyakit dan kematian dini, serta peralihan dari produksi pertanian ke industri.

Investasi dalam Modal Manusia

Teori ini mengenal bahwa lebih dari sekedar akumulasi modal yang diperlukan untuk pertumbuhan. Selain itu harus ada investasi dalam pendidikan rakyat, sehingga akan terdapat para manajer untuk memastikan modal itu produktif dan ada para pekerja terdidik yang mengoperasikan dan merawat alat-alat modal.

Teori Investasi Internasional 
Teori inventasi internasional berusaha menerangkan mengapa penanaman modal langsung diluar negeri terjadi. Ketidaksempurnaan pasar produk dan faktor memberikan kepada perusahaan-perusahaan, utamanya dalan industri oligopolitik, keunggulan-keunggulan yang tidak terbuka bagi perusahaan-perusahaan pribumi.

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama