NKU merupakan nilai kinerja suatu unit organisasi berdasarkan metode balanced scorecard yang juga berfungsi sebagai nilai kinerja pimpinan dari unit organisasi tersebut. NKU dihitung dengan cara sebagai berikut :
Adapun penyusunan BSC KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

a. Pastikan unit organisasi memiliki visi dan misi yang dapat dilihat pada renstra unit tersebut.

b. Tentukan perspektif peta strategi dengan memperhatikan hal-hal berikut:
  • Sebagai institusi publik yang tidak berorientasi pada profit, tentukan perspektif keuangan berdasarkan kepentingan stakeholder dari unit tersebut. 
  • Apakah unit tersebut memiliki pelanggan ? Jika ada perlu dibuat perspektif pelanggan. Pelanggan adalah pihak yang terkait langsung dengan pelayanan suatu organisasi. 
  • Setiap unit harus memiliki perspektif proses bisnis internal. Pada umumnya, perspektif ini menunjukkan rangkaian proses dalam suatu unit untuk menciptakan suatu nilai bagi stakeholder dan customer (value chain). 
  • Setiap unit harus memiliki perspektif pembelajaran dan pertumbuhan.

c. Temukan kata kunci sasaran dari visi dan misi unit organisasi. 

d. Terjemahkan kata kunci tersebut ke dalam Sasaran Strategis (SS)
Berdasarkan kata kunci yang terdapat pada visi dan misi, tentukan kondisi ideal dan realistis yang ingin dicapai yang diterjemahkan dalam sejumlah sasaran strategis. 

e. Susun peta strategi organisasi dengan membuat hubungan sebab akibat antar SS.

f. Penentuan Indikator Kinerja Utama (IKU)
Penentuan suatu IKU harus memperhatikan hal-hal berikut :
  • Menganut prinsip SMART-C
  • Memiliki relevansi yang kuat dengan SS-nya
  • Kalimat yang disusun bersifat definitif bukan normatif
  • Memiliki penanggung jawab yang jelas
  • Menceriminkan keseluruhan tugas dan fungsi organisasi / individu

g. Penetapan target capaian
Penetapan target capaian harus memenuhi beberapa hal, yaitu SMART-C, (specific, measurable, agreeable, realistic, time bound, continuously improve).

h. Inisiatif Strategis
Inisiatif strategis merupakan satu kegiatan atau beberapa langkah kegiatan yang digunakan sebagai cara untuk mencapai target IKU dan ditetapkan selama satu tahu ke depan.

Untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai data dan keadaan di lapangan, maka penulis membuat tahapan pengolahan data sebagai berikut :

1. Editing
Ditujukan pada data hasil pengumpulan dokumen sekunder pada KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak kemudian diteliti dan dikoreksi secara keseluruhan, untuk diolah lebih lanjut.

2. Klasifikasi Data
Selanjutnya data diklasifikasikan menurut fokus penelitian yang akan dibahas yaitu pengukuran kinerja organisasi dengan pendekatan Balanced Scorecard ( perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dan perspektif proses bisnis internal ).
Peta Strategi KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak
Peta Strategi KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak
Peta strategi tersebut terdiri dari 4 perspektif balanced scorecard dan masing-masing perspektif terdiri dari satu atau beberapa Sasaran Strategis (SS) yaitu :
1. Perspektif stakeholder / keuangan
- Penerimaan negara yang optimal
Tingkat penerimaan negara yang optimal adalah tingkat pencapaian penerimaan bea dan cukai yang sesuai dengan target    KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak
2. Perspektif pelanggan
- Kepuasan layanan yang tinggi
Kepuasan layanan yang tinggi adalah representasi dari peningkatan pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai yang didukung oleh kinerja yang handal
- Kepatuhan pengguna jasa yang tinggi
Mengoptimalkan tingkat kepatuhan pengguna jasa kepabeanan dan cukai terhadap peraturan di bidang kepabeanan dan cukai.
3. Perspektif proses bisnis internal
- Pelayanan yang optimal
Memberikan pelayanan kepabeanan dan cukai yang optimal berupa pelayanan yang cepat, efisien, responsif dan transparan berdasarkan prinsip good governance.
- Peningkatan pemahaman pengguna jasa yang efektif
Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengguna jasa mengenai kebijakan di bidang kepabeanan dan cukai dalam rangka membantu pengguna jasa/masyarakat untuk menunaikan hak dan kewajibannya dengan baik
- Pengawasan yang efektif
Mengembangkan pengawasan yang efektif dalam rangka penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai serta perlindungan masyarakat.



4. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan
- Pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia.
Pengembangan dan Pembinaan Sumber Daya Manusia dalam rangka pengembangan kapasitas SDM yang profesional dan berintegritas
- Pengelolaan organisasi yang selaras dengan proses bisnis.
Membangun organisasi yang modern yang selaras dengan proses bisnis di bidang pengelolaan keuangan dan kekayaan negara.
- Pemanfaatan sistem teknologi informasi yang optimal.
Pemanfaatan sistem informasi adalah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk pengolahan data menjadi informasi dalam proses pengambilan keputusan pimpinan
- Perencanaan dan penyerapan anggaran yang efisien dan efektif
Perencanaan anggaran dilakukan dengan menggunakan prinsip penganggaran berbasis kinerja (PBK), dan pengelolaan anggaran yang efisien dan efektif merupakan salah satu penunjang utama tercapainya tujuan organisasi.

1.1.2 Rancangan Indikator Kinerja Utama dan Target Capaian KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak
Berdasarkan hasil analisis dengan melihat data-data fakta organisasi dan menganalisis kinerja organisasi berdasarkan perspektif yang ada dalam Balanced Scorecard, penulis merumuskan rancangan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target capaian KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak. 
Pembobotan IKU didasarkan pada tingkat validitas dan degree of controllability dari IKU yang bersangkutan dalam suatu sasaran strategis. Pembobotan IKU yang digunakan adalah sebagai berikut :
a. Berdasarkan validitas (V) terbagi atas 3 level bobot:
Exact (E) = 0,50
Proxy (P) = 0,35
Activity (A) = 0,20
b. Berdasarkan degree of controllability (C) terbagi atas 3 level bobot:
High (H) = 0,50
Moderate (M) = 0,35
Low (L) = 0,20

Sedangkan polarisasi data menunjukkan ekspektasi arah nilai aktual dari IKU dibandingkan relatif dengan nilai target, terdiri dari :
a. Maximize : nilai aktual/realisasi/pencapaian IKU diharapkan lebih tinggi dari target.
b. Minimize : nilai aktual/realisasi/pencapaian IKU diharapkan lebih kecil dari target.
c. Stabilize : nilai aktual/realisasi/pencapaian IKU diharapkan dalam satu rentang target tertentu.
Polarisasi data ini digunakan untuk menentukan status capaian IKU yang secara umum menggunakan perhitungan sebagai berikut :
Panduan Pengeloalan Kinerja berbasis Balanced Scorecard di lingkungan Kementerian Keuangan (2010
Rancangan Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target capaian KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak yang dirumuskan oleh penulis adalah sebagai berikut :

1. Perspektif Keuangan / Stakeholder
Sasaran Strategis
IKU
Polarisasi
Target
Validity
Bobot Validity
Controllability
Bobot Controllability
Pendapatan yang optimal
Realisasi penerimaan bea dan cukai
Max
100%
Exact
0,50
Moderate
0,35

2. Perspektif Pelanggan
Sasaran Strategis
IKU
Polarisasi
Target
Validity
Bobot Validity
Controllability
Bobot Controllability
Kepuasan layanan yang tinggi
Indeks kepuasan layanan
Max
75
Exact
0,50
Moderate
0,35
Kepatuhan pengguna jasa yang tinggi
Persentase jumlah pengguna jasa yang diblokir
Min
1 %
Proxy
0,35
Low
0,20
Persentase jumlah SPTNP yang dibayar tepat waktu
Max
85%
Proxy
0,35
Low
0,20

3. Perspektif Proses Bisnis Internal
Sasaran Strategis
IKU
Polarisasi
Target
Validity
Bobot Validity
Controllability
Bobot Controllability
Pelayanan yang optimal
Realisasi janji pelayanan pemeriksaan fisik barang impor
Max
70%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Realisasi janji pelayanan penelitian dokumen impor
Max
70%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Peningkatan pemahaman pengguna jasa yang efektif
Jumlah sosialisasi yang diselenggarakan
Max
24
Activity
0,20
High
0,50
Indeks sosialisasi
Max
75
Exact
0,50
Moderate
0,35
Pengawasan yang efektif
Persentase keakuratan Nota Hasil Intelijen (NHI)

Max
50%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Persentase tindak lanjut penyelesaian kasus berdasarkan Nota Pemberitahuan dari internal
Max
90%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Persentase tindak pidana di bidang kepabeanan dan cukai yang diserahkan ke Kejaksaan
Max
100%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Persentase pemanfaatan sarana intelijen, penindakan dan penyidikan
Max
90%
Proxy
0,35
High
0,50

4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
Sasaran Strategis
IKU
Polarisasi
Target
Validity
Bobot Validity
Controllability
Bobot Controllability
Pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia
Jumlah pelaksanaan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (PPKP) pada tahun 2010
Max
24
Activity
0,20
High
0,50
Persentase penjatuhan sanksi disiplin
Min
10%
Proxy
0,35
High
0,50
Pengelolaan organisasi yang selaras dengan proses bisnis
Jumlah rancangan SOP yang diusulkan ke tingkat pusat
Max
12
Proxy
0,35
High
0,50
Frekuensi rapat evaluasi kinerja yang dilakukan oleh KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak

Max
12
Activity
0,35
High
0,50
Persentse temuan Inspektorat Jenderal (ITJEN) Kementerian Keuangan yang ditindaklanjuti
Max
90%
Proxy
0,35
Moderate
0,35
Pemanfaatan sistem teknologi informasi yang optimal

Persentase jumlah PC yang terhubung dalam jaringan
Max
90%
Proxy
0,35
High
0,50
Jumlah downtime yang terjadi pada tahun 2010
Min
6
Activity
0,35
Low
0,20
Perencanaan dan penyerapan anggaran yang efisien dan efektif

Tingkat realisasi penyerapan anggaran pada tahun 2010
Max
85 %
Proxy
0,35
Moderate
0,35


Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama