Pengertian Penggabungan Usaha Secara Fisik

Penggabungan Usaha (business combination) adalah suatu penyatuan dua atau lebih badan usaha yang independent dalam upaya untuk mendirikan suatu badan usaha yang baru.

Pada dasarnya arah integrasi dari penggabungan usaha adalah :
  1. Integrasi secara horizontal adalah kegiatan integrasi atau penggabungan berbagai perusahaan yang berasal dari suatu industri yang sama.
  2. Integrasi secara vertical adalah kegiatan integrasi atau penggabungan berbagai jenis usaha/industri yang masing-masing mempunyai hubungan dalam proses produksi.
  3. Konglomerasi adalah kegiatan integrasi atau penggabungan dari berbagai jenis usaha/industri yang tidak mempunyai hubungan atau kaitan antara satu dengan yang lainnya. Cenderung untuk tujuan diversifikasi usaha.

Menurut Beams (2003), beberapa factor yang mendorong perusahaan melakukan penggabungan usaha adalah :
  1. Keuntungan dari sisi biaya
  2. Meminimalisasi resiko
  3. Memperpendek waktu tunda bagi kegiata operasional
  4. Menghindari pengambilalihan secara paksa
  5. Penguasaan aktiva tidak berwujud
  6. Faktor-faktor lain

PERLAKUAN AKUNTANSI BAGI PENGGABUNGAN USAHA SECARA FISIK

Metode yang digunakan untuk menentukan perlakuan akuntansi bagi penggabungan usaha secara fisik adalah :

Metode Penggabungan Kepentingan (pooling of interest)

Metode ini pada dasarnya berpedoman pada asumsi bahwa suatu penggabungan usaha adalah upaya untuk menggabungkan semua potensi yang ada dari seluruh perusahaan yang bergabubg sehingga perlakuan akuntansinya adalah dengan mengakumulasikan semua aktiva bersih dengan berdasar pada nilai bukunya masing-masing.

Metode Pembelian (by purchase)

Metode ini memandang suatu penggabungan usaha adalah suatu upaya dari perusahaan yang bergabung untuk mengakumulasikan semua aktiva bersih dengan prinsip bahwa perusahaan yang baru terbentuk dari hasil penggabungan usaha ini harus memperhitungkan nilai wajar (fair values) dari aktiva bersih perusahaan yang terlibat dalam penggabungan usaha sehingga dimungkinkan adanya revaluasi terhadap aktiva bersih tersebut.

APLIKASI METODE BY PURCHASE DALAM PENGGABUNGAN USAHA SECARA FISIK

Integrasi secara fisik dengan Menggunakan Metode By Purchase Perolehan Kepentingan Dengan Kompensasi Kas

            PT. Harfa pada tanggal 1 Januari 2006 menginvestasikan kas Rp. 17.000.000,- untuk mengambil alih semua aktiva bersih dari PT. Grafika. Neraca per 31 Desember 2005 dari PT. Grafika segera sebelum proses akuisisi adalah sebagai berikut :

PT. Grafika
Neraca Per 31 Desember 2005


Nilai Buku
Nilai Wajar
Aktiva Lancar
Bangunan-Net
Tanah
Rp.     5.000.000
         10.000.000
           3.000.000
Rp.    5.000.000
        15.000.000
          5.000.000
Total Aktiva
Rp.    18.000.000Rp.   20.000.000
Utang
Modal Saham
Laba Ditahan
Rp.      2.000.000
           9.000.000
           7.000.000
Rp.     2.000.000

Total Ekuitas
Rp.    18.000.000

Cost of Acquisition (Rp. 17.000.000) dikurangi nilai wajar dari aktiva bersih sebesar Rp. 23.000.000 (Rp. 25.000.000 – Rp. 2.000.000) akan menimbulkan aktiva bersih yang nilainya lebih besar dari nilai investasi dengan selisih sebesar Rp. 6.000.000. Selisih ini dapat dikompensasikan pada non-monetary assets, yaitu bangunan dan tanah dengan komposisi sebagai berikut :
Bangunan = Rp. 15.000.000 : 20.000.000 x 6.000.000 = Rp. 4.500.000
Tanah       = Rp.   5.000.000 : 20.000.000 x 6.000.000 = Rp. 1.500.000
                                                                                           Rp. 6.000.000

Jurnal yang dibuat oleh PT. Harfa sebagai perusahaan yang mengakuisisi adalah :

       Aktiva Lancar                       5.000.000
       Bangunan                            10.500.000
       Tanah                                    3.500.000
       Utang                                    2.000.000
       Kas                                      17.000.000
 (untuk membukukan akuisisi pada PT. Grafika dimana nilai gedung diperhitungkan
Rp. 15.000.000 – 4.500.000, sedangkan nilai tanah diperhitungkan sebesar Rp. 5.000.000 – 1.500.000

Integrasi Secara Fisik dengan Menggunakan Metode By Purchese – Perolehan Kepentingan dengan Kompensasi Saham dari Perusahaan yang Masih Eksis

Contoh kasus : PT. Maggarai akan memberikan kompensasi berupa 1 lembar sahamnya dengan nilai nominal Rp. 15.000/lbr untuk setiap 2 lembar saham PT. Mangga Dua. Nilai nominal saham PT. Mangga Dua adalah Rp. 5.000/lbr, sedangkan harga pasar saat itu di lantai bursa efek untuk PT.Manggarai diperdagangkan dengan kisaran harga Rp. 50.000 s.d. Rp. 52.000/lbr. Nilai wajar dari saham PT. Manggarai    disepakati sebesar Rp. 48.000/lbr. Neraca dari kedua perusahaan sebelum dilakukan penggabungan usaha adalah sebagai berikut :

PT. Manggarai dan PT. Mangga Dua
Neraca Per 1 Januari 2006 (dalam ribuan rupiah)

PT. Manggarai
PT. Mangga Dua

Nilai Buku
Nilai Buku
Nilai Wajar




Kas dan Piutang            250.000          180.000          170.000
Persediaan            260.000          116.000          146.000
Tanah            600.000          120.000          400.000
Bangunan            800.000       1.000.000       1.600.000
Akumulasi Depresiasi Bangunan           (300.000)         (400.000)         (600.000)
Peralatan            180.000          120.000          140.000
Akumulasi Depresiasi Peralatan            (90.000)           (40.000)          (80.000)
Total Aktiva
         1.700.000       1.096.000




Kewajiban Lancar            200.000          150.000          150.000
Utang Obligasi 9%, jatuh tempo 1/1/2016


    Utang bunga dibayar setengah tahunan


    30 Juni dan 31 Desember
          400.000          331.179 
Modal Saham, nilai nominal Rp. 15.000/lbr


50.000 lbr.            750.000

Modal Saham, nilai nominal Rp. 5.000/lbr


60.000 lbr.
          300.000
Tambahan Modal Disetor            400.000          100.000
Laba Ditahan            350.000          146.000
Total Ekuitas
         1.700.000       1.096.000




















Tingkat pengembalian dari obligasi sejenis di pasar


adalah 12%, sehingga utang obligasi akan diperhitungkan

saat ini sebagai berikut :


a. Nilai saat ini dari utang obligasi adalah :


    n = 20 periode, I = 6%


    0,3118 x Rp. 400.000.000 = Rp. 124.720.000,-

b. Nilai saat ini dari annuited bunga adalah :

    n = 20 periode, I = 6%


    11,46992 x Rp. 18.000.000 = Rp. 206.459.000,-

c. Total nilai sekarang dari utang obligasi adalah :

    Rp. 124.720.000 + Rp. 206.459.000 = Rp. 331.179.000,-







Jurnal yang dibuat PT. Manggarai untuk membukukan transfer aktiva bersih dari PT. Mangga Dua adalah :
Kas dan Piutang                                  170.000.000
Persediaan                                           146.000.000
Tanah                                                  400.000.000
Bangunan                                          1.000.000.000
Peralatan                                                60.000.000
Pengurangan Nilai Obligasi                   68.821.000
Goodwill                                             145.179.000
          Utang Lancar                                                                150.000.000
          Utang Obligasi                                                              400.000.000
          Modal Saham (30.000lbr@Rp. 15.000)                            450.000.000
          Tambahan Modal Disetor 30.000lbr@ Rp. 33.000)            990.000.000
(untuk membukukan akuisisi aktiva bersih dari PT. Mangga Dua dengan Kompensasi penerbitan saham sendiri)

Neraca dari PT. Manggarai segera setelah terjadinya penggabungan usaha (merger) dengan PT. Mangga Dua adalah sebagai berikut :

PT. Manggarai
Neraca 1 Januari 2006

Aktiva
Kas dan Piutang
Persediaan
Tanah
Bangunan
Akumulasi Depresiasi Bangunan
Peralatan
Akumulasi Depresiasi Peralatan
Goodwill


  420.000.000
  406.000.000
1.000.000.000
1.800.000.000
( 300.000.000 )
  240.000.000
( 90.000.000 )
  145.179.000
Total Aktiva

3.621.179.000
Kewajiban dan Ekuitas
Utang Lancar
Utang Obligasi
Dikurangi : Potongan Obligasi
Modal Saham (80.000lbr outstanding dengan
Nilai nominal Rp. 15.000/lbr)
Tambahan Modal Disetor
Laba Ditahan


  400.000.000
(  68.821.000 )

  350.000.000

  331.179.000

1.200.000.000
1.390.000.000
   350.000.000
Total Kewajiban dan Ekuitas

3.621.179.000

Post a Comment

Berkomentar sesuai dengan judul blog ini yah, berbagi ilmu, berbagi kebaikan, kunjungi juga otoriv tempat jual aksesoris motor dan mobil lengkap

Lebih baru Lebih lama